DPR Panggil Badan Giji Nasional Pertanyakan Ribuan Motor Listrik Tanpa Ijin Kemenkeu

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Isu pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi sorotan tajam publik dan lembaga negara. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, pada 7 April lalu membenarkan bahwa usulan anggaran untuk pembelian motor serta komputer dalam rangka program ini pernah diajukan tahun sebelumnya, namun keputusannya ditolak. Menurut Purbaya, prioritas utama alokasi dana MBG seharusnya tetap dimulai pada penyediaan makanan, bukan sarana penunjang.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, memberikan peringatan keras. Ia menegaskan, jika Badan Gizi Nasional (BGN) tetap melaksanakan pengadaan tersebut meskipun sebelumnya ditolak dan berjalan di luar mekanisme anggaran yang sah, maka langkah itu masuk dalam kategori pelanggaran serius tata kelola keuangan negara. “Tidak boleh ada lembaga yang merasa bisa berjalan di luar mekanisme yang sah,” ujarnya. Charles juga menilai hal ini berpotensi menjadi pemborosan di tengah kondisi fiskal yang membutuhkan efisiensi.

Baca Juga:  DPC AKPERSI KOTA TEBING TINGGI Memperingati Hari Pers Dunia

Di sisi lain, pihak BGN menjelaskan bahwa pengadaan sekitar 21.800 unit motor listrik tersebut merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 dan diperuntukkan bagi kelancaran operasional petugas di lapangan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Mereka juga memperdebatkan isu pembelian mencapai 70.000 unit dan memastikan tidak ada rencana pembelian baru untuk tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perdebatan pun muncul di masyarakat: apakah pengadaan ini benar-benar mendesak untuk pelayanan gizi atau justru pemborosan yang dipaksakan? Akuntabilitas penggunaan uang rakyat dalam program nasional ini kini sedang diuji. Masyarakat berharap setiap rupiah dari pajak yang disetorkan benar-benar digunakan untuk tujuan utama, yaitu mencukupi gizi, bukan tergerus untuk pengadaan aset yang urgensinya masih diperdebatkan.
18 sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot*
MASYARAKAT HUTA PARDOMUAN BULAT DUKUNG BASIRUDDIN HARAHAP PERTAHANKAN KLAIM TANAH ULAYAT 2.050 HEKTARE
GMPB Aksi Depan KPK: Usut Tuntas Dugaan Potongan Insentif Bappenda Kabupaten Bogor
DPP AKPERSI Desak Pertamina Turun Langsung Awasi Proyek Cikampek–Plumpang, Warga Buni Bakti Tunggu Realisasi Perbaikan Jalan*
Semarak HUT AKPERSI ke-2 dan KLTV ke-6, DPC AKPERSI se-Kalbar Resmi Dilantik, Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan
PESERTA PKA ANGKATAN I 2026 PELAJARI INOVASI PELAYANAN PUBLIK DI KOTA MEDAN
AKPERSI DPD SUMUT APRESIASI PRESTASI GUBSU BOBBY NASUTION, SUMUT RAIH TERBAIK I PROGRAM TIGA JUTA RUMAH DARI KEMENDAGRI
Rayakan 2 Tahun AKPERSI, Bakti Sosial Digelar Serentak di Seluruh Indonesia*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:19 WIB

*Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot*

Sabtu, 5 September 2026 - 18:55 WIB

MASYARAKAT HUTA PARDOMUAN BULAT DUKUNG BASIRUDDIN HARAHAP PERTAHANKAN KLAIM TANAH ULAYAT 2.050 HEKTARE

Kamis, 3 September 2026 - 16:09 WIB

GMPB Aksi Depan KPK: Usut Tuntas Dugaan Potongan Insentif Bappenda Kabupaten Bogor

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:15 WIB

DPP AKPERSI Desak Pertamina Turun Langsung Awasi Proyek Cikampek–Plumpang, Warga Buni Bakti Tunggu Realisasi Perbaikan Jalan*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Semarak HUT AKPERSI ke-2 dan KLTV ke-6, DPC AKPERSI se-Kalbar Resmi Dilantik, Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan

Berita Terbaru