Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Tegaskan Pengawasan Program MBG dan Sekolah Rakyat

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – 30 April 2026
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyatakan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Dudung dalam Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung empat hari setelah ia dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Muhammad Qodari.

“Kalau tidak benar pelaksanaan di lapangan, akan saya babat nanti,” kata Dudung dalam forum tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dudung menjelaskan, Kantor Staf Presiden (KSP) memiliki dua fungsi utama: menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, serta mengawasi jalannya program-program nasional.

“Termasuk program prioritas nasional dan program unggulan nasional, program unggulan Bapak Presiden seperti MBG, Sekolah Rakyat dan sebagainya,” ujarnya.

Dudung merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ke-33. Selama aktif di militer, ia dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas di lapangan.

Baca Juga:  The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Dalam kesempatan yang sama, Dudung juga menyampaikan pesan terkait wawasan kebangsaan. Ia menilai persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan golongan menjadi modal utama bangsa di tengah situasi global.

Ia mengimbau masyarakat untuk selektif terhadap informasi di media sosial. “Oleh karenanya mari mata, telinga kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan,” ucapnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan tambahan dari KSP mengenai mekanisme pengawasan yang akan diterapkan untuk program MBG dan Sekolah Rakyat di daerah. Meta AI masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak pelaksana program terkait pernyataan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Dari Kita, Untuk Kita” — KPTAM Percepat Program KETAPANG Dukung Ketahanan Pangan Nasional
KARHUTLA TAK KUNJUNG TUNTAS, KETUM DPP AKPERSI NILAI GUBERNUR SUMSEL GAGAL LINDUNGI RAKYAT
PERINGATI HARI KONTRASEPSI SEDUNIA, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN 4 KOMITMEN PENTING
Hukum Tidak Boleh Mengenal Kasta”:AKPERSI Desak Polda,Dinkes dan Polres Buka Ruang. Klarifikasi.
PERAN TEGAS JURNALIS: KETERBUKAAN BUKAN TAWARAN, MELAINKAN HAK RAKYAT, TIM INVESTIGASI NASIONAL
*Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot*
MASYARAKAT HUTA PARDOMUAN BULAT DUKUNG BASIRUDDIN HARAHAP PERTAHANKAN KLAIM TANAH ULAYAT 2.050 HEKTARE
GMPB Aksi Depan KPK: Usut Tuntas Dugaan Potongan Insentif Bappenda Kabupaten Bogor
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:01 WIB

“Dari Kita, Untuk Kita” — KPTAM Percepat Program KETAPANG Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:24 WIB

KARHUTLA TAK KUNJUNG TUNTAS, KETUM DPP AKPERSI NILAI GUBERNUR SUMSEL GAGAL LINDUNGI RAKYAT

Rabu, 30 September 2026 - 11:04 WIB

PERINGATI HARI KONTRASEPSI SEDUNIA, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN 4 KOMITMEN PENTING

Jumat, 25 September 2026 - 08:03 WIB

Hukum Tidak Boleh Mengenal Kasta”:AKPERSI Desak Polda,Dinkes dan Polres Buka Ruang. Klarifikasi.

Kamis, 17 September 2026 - 13:36 WIB

PERAN TEGAS JURNALIS: KETERBUKAAN BUKAN TAWARAN, MELAINKAN HAK RAKYAT, TIM INVESTIGASI NASIONAL

Berita Terbaru