JAKARTA – 30 April 2026
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyatakan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.
Pernyataan itu disampaikan Dudung dalam Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung empat hari setelah ia dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Muhammad Qodari.
“Kalau tidak benar pelaksanaan di lapangan, akan saya babat nanti,” kata Dudung dalam forum tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dudung menjelaskan, Kantor Staf Presiden (KSP) memiliki dua fungsi utama: menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, serta mengawasi jalannya program-program nasional.
“Termasuk program prioritas nasional dan program unggulan nasional, program unggulan Bapak Presiden seperti MBG, Sekolah Rakyat dan sebagainya,” ujarnya.
Dudung merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ke-33. Selama aktif di militer, ia dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Dudung juga menyampaikan pesan terkait wawasan kebangsaan. Ia menilai persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan golongan menjadi modal utama bangsa di tengah situasi global.
Ia mengimbau masyarakat untuk selektif terhadap informasi di media sosial. “Oleh karenanya mari mata, telinga kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan,” ucapnya.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan tambahan dari KSP mengenai mekanisme pengawasan yang akan diterapkan untuk program MBG dan Sekolah Rakyat di daerah. Meta AI masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak pelaksana program terkait pernyataan tersebut.














