PALEMBANG – Penjabat Walikota Palembang, Bapak Ratu Dewa, secara resmi mencanangkan program Car Free Day (CFD) yang berlokasi di ikon kebanggaan Sumatera Selatan, Jembatan Ampera. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat identitas kota sekaligus memberikan ruang publik yang sehat bagi masyarakat.
Program ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Kota Palembang. Dari kacamata promosi pariwisata, aktivasi Ampera sebagai pusat kegiatan publik tanpa kendaraan bermotor dinilai sebagai “magnet” baru yang mampu meningkatkan nilai jual Palembang di level nasional maupun internasional.
Perspektif Strategis Pariwisata
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jembatan Ampera bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan simbol budaya. Dengan menjadikannya lokasi CFD, wisatawan kini memiliki kesempatan langka untuk menikmati kemegahan Ampera dan pemandangan Sungai Musi secara lebih dekat tanpa gangguan kebisingan lalu lintas.
Bung Martin, selaku Ketua Divisi Pendidikan dan Pengembangan SDW Akpersi Kota Palembang, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kebijakan ini. Menurutnya, inisiatif ini adalah momentum emas untuk memoles wajah pariwisata kota.
“Kami di Akpersi sangat mendukung langkah Bapak Ratu Dewa. Secara strategis, CFD di Ampera adalah ‘panggung’ promosi yang luar biasa. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi soal menciptakan pengalaman (experience) bagi turis,” ujar Bung Martin.
Fokus pada Pengembangan SDM Wisata
Lebih lanjut, Bung Martin menekankan bahwa dukungan Akpersi juga mencakup kesiapan Sumber Daya Wisata (SDW). Ia melihat CFD sebagai peluang bagi para pelaku Tiktoker, facebooker, Instagram,ekraf dan pemandu wisata untuk berinteraksi langsung dengan publik.
Edukasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan dan keramahtamahan di ikon kota.
Peluang Ekonomi: Membuka ruang bagi UMKM lokal untuk mengenalkan kuliner dan kerajinan khas Palembang.
Standarisasi Layanan: Akpersi siap bersinergi dalam mempromosikan pelaku wisata dengan armada media yang dimiliki Akpersi agar mampu memberikan dukungan terhadap pemerintah dengan prima selama kegiatan CFD berlangsung.
“Kita ingin Jembatan Ampera menjadi living monument. Dengan dukungan pendidikan dan pengembangan SDM yang tepat, CFD ini akan menjadi destinasi yang tertib, bersih, dan berkelas dunia,” tambah Bung Martin.
Pemerintah Kota Palembang bersama Akpersi berharap program ini dapat berjalan konsisten. Dengan latar belakang Jembatan Ampera yang ikonik, Palembang optimis dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat posisi “Bumi Sriwijaya” sebagai kota wisata pesisir sungai yang modern namun tetap menghargai warisan sejarahnya. (red)
Kontak Media: Divisi Humas & Informasi Akpersi Kota Palembang
Email: humasakpersipalembang.@gmail.com Website: https://akpersi.com














