Depok, 20 Mei 2026 — Sejumlah remaja di Kecamatan Sawangan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang mengangkat isu Tanah Papua.
Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Sawangan, Gang Gandaria 5, dan dihadiri oleh puluhan anak muda.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menonton bersama, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terbuka guna memperluas wawasan serta membangun pola pikir kritis di kalangan generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir politisi muda Pemuda Perindo, Ghazarabbani, yang memberikan pandangan terkait pentingnya menyikapi informasi secara bijak dan tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan.
Dalam penyampaiannya, Ghazarabbani menegaskan bahwa masyarakat, khususnya anak muda, perlu melihat suatu persoalan secara utuh dan tidak hanya berdasarkan satu narasi yang beredar di media sosial.
“Kita tidak boleh langsung menyudutkan satu pihak hanya karena satu sudut pandang. Semua harus dilihat secara menyeluruh dan dicari fakta serta kebenarannya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi saat ini sangat rentan terhadap perpecahan akibat informasi yang tidak berimbang.
“Indonesia saat ini mudah diadu domba jika kita tidak bijak menyikapi informasi. Narasi yang tidak utuh bisa memicu konflik,” tambahnya.
Selain itu, ia mengajak para peserta untuk melihat berbagai sisi dalam memahami persoalan Papua, termasuk pengorbanan aparat negara dalam menjaga keamanan dan keutuhan wilayah.
“Kita juga harus melihat sisi lain. Banyak aparat yang menjadi korban saat menjalankan tugas menjaga masyarakat dan negara. Jangan sampai kita terjebak pada opini yang justru menimbulkan perpecahan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, para remaja di Sawangan diharapkan dapat memiliki pola pikir yang lebih terbuka, kritis, serta tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir, sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam berdiskusi dan memperkuat rasa kebangsaan.














