Remaja di Sawangan Gelar Nobar Film “Pesta Babi”, Dorong Diskusi Kritis Isu Papua

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, 20 Mei 2026 — Sejumlah remaja di Kecamatan Sawangan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang mengangkat isu Tanah Papua.

Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Sawangan, Gang Gandaria 5, dan dihadiri oleh puluhan anak muda.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menonton bersama, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terbuka guna memperluas wawasan serta membangun pola pikir kritis di kalangan generasi muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir politisi muda Pemuda Perindo, Ghazarabbani, yang memberikan pandangan terkait pentingnya menyikapi informasi secara bijak dan tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan.

Dalam penyampaiannya, Ghazarabbani menegaskan bahwa masyarakat, khususnya anak muda, perlu melihat suatu persoalan secara utuh dan tidak hanya berdasarkan satu narasi yang beredar di media sosial.

“Kita tidak boleh langsung menyudutkan satu pihak hanya karena satu sudut pandang. Semua harus dilihat secara menyeluruh dan dicari fakta serta kebenarannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Polda Riau di tantang oleh sekelompok Mahasiswa, terkait Illegal loging di Rohil semakin "Merusak lingkungan Hidup"

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi saat ini sangat rentan terhadap perpecahan akibat informasi yang tidak berimbang.

“Indonesia saat ini mudah diadu domba jika kita tidak bijak menyikapi informasi. Narasi yang tidak utuh bisa memicu konflik,” tambahnya.
Selain itu, ia mengajak para peserta untuk melihat berbagai sisi dalam memahami persoalan Papua, termasuk pengorbanan aparat negara dalam menjaga keamanan dan keutuhan wilayah.

“Kita juga harus melihat sisi lain. Banyak aparat yang menjadi korban saat menjalankan tugas menjaga masyarakat dan negara. Jangan sampai kita terjebak pada opini yang justru menimbulkan perpecahan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, para remaja di Sawangan diharapkan dapat memiliki pola pikir yang lebih terbuka, kritis, serta tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir, sekaligus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam berdiskusi dan memperkuat rasa kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot*
Masyarakat Huta Pardomuan Duduki Tanah Ulayat Kosik Putih, Dukung Ketahanan Pangan Nasional — PT SRL Bersikeras Meski HGU Diduga Sudah Habis
*Warga Karangsia OKI Minta Perhatian Presiden Prabowo, DPP AKPERSI Kawal Persoalan Lahan PT BMH*
Miris! Puluhan Tahun Jalan Tanggul Sungai Jadi Akses Utama Warga, Tak Kunjung Tersentuh Pembangunan
MASYARAKAT HUTA PARDOMUAN BULAT DUKUNG BASIRUDDIN HARAHAP PERTAHANKAN KLAIM TANAH ULAYAT 2.050 HEKTARE
GMPB Aksi Depan KPK: Usut Tuntas Dugaan Potongan Insentif Bappenda Kabupaten Bogor
Proyek Konservasi Air di Tebing Tinggi Sergai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
DPP AKPERSI Desak Pertamina Turun Langsung Awasi Proyek Cikampek–Plumpang, Warga Buni Bakti Tunggu Realisasi Perbaikan Jalan*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:19 WIB

*Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot*

Selasa, 8 September 2026 - 14:26 WIB

Masyarakat Huta Pardomuan Duduki Tanah Ulayat Kosik Putih, Dukung Ketahanan Pangan Nasional — PT SRL Bersikeras Meski HGU Diduga Sudah Habis

Selasa, 8 September 2026 - 09:54 WIB

*Warga Karangsia OKI Minta Perhatian Presiden Prabowo, DPP AKPERSI Kawal Persoalan Lahan PT BMH*

Senin, 7 September 2026 - 06:09 WIB

Miris! Puluhan Tahun Jalan Tanggul Sungai Jadi Akses Utama Warga, Tak Kunjung Tersentuh Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:55 WIB

MASYARAKAT HUTA PARDOMUAN BULAT DUKUNG BASIRUDDIN HARAHAP PERTAHANKAN KLAIM TANAH ULAYAT 2.050 HEKTARE

Berita Terbaru