AKPERSI Sumut Ajukan RDP ke DPRD Sumut, Soroti Pengaduan Warga Medan Terkait Administrasi Kependudukan

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

­MEDAN – dutakhabarterkini.co.id- Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPD AKPERSI) Sumatera Utara secara resmi mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara terkait pengaduan masyarakat mengenai pelayanan administrasi kependudukan yang dialami sejumlah warga Kota Medan.

Permohonan tersebut disampaikan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus upaya mendorong hadirnya solusi yang objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPD AKPERSI Sumut, Jumani Alba, C.ILJ, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya menerima pengaduan dari masyarakat yang mengaku mengalami kendala dalam memperoleh dokumen kependudukan, sehingga berpotensi menghambat akses terhadap berbagai layanan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“AKPERSI Sumut hadir sebagai wadah yang turut mengawal aspirasi masyarakat. Persoalan administrasi kependudukan tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata, karena menyangkut hak konstitusional warga negara untuk mendapatkan pengakuan identitas hukum dan akses terhadap berbagai pelayanan publik,” ujar Jumani Alba, Selasa (19/8/2026).

Menurutnya, pengajuan RDP tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran atau kesalahan oleh pihak tertentu, melainkan untuk memperoleh penjelasan resmi dari instansi yang berwenang terkait status administrasi warga yang mengadu.

“Kami tidak datang untuk menyalahkan pihak tertentu. Kami justru mendorong adanya forum yang objektif, terbuka, dan solutif sehingga seluruh pihak dapat menjelaskan kondisi yang sebenarnya serta mencari jalan keluar terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Dua Pengaduan Warga Menjadi Perhatian

Dalam surat permohonan yang disampaikan kepada DPRD Sumut, AKPERSI menguraikan sedikitnya dua pengaduan masyarakat yang dinilai memerlukan perhatian dan klarifikasi lebih lanjut.

Pengaduan pertama berasal dari seorang warga berusia 18 tahun yang berdomisili di Kecamatan Medan Tembung. Berdasarkan informasi yang diterima AKPERSI, yang bersangkutan disebut belum memiliki dokumen kependudukan secara lengkap meskipun telah memiliki sejumlah dokumen pendukung, antara lain surat keterangan domisili, surat keterangan dari kepala lingkungan, dokumen orang tua, surat keterangan lahir, serta dokumen pendidikan.

Sementara itu, pengaduan kedua berasal dari seorang warga lanjut usia berusia 65 tahun yang berdomisili di Kecamatan Medan Denai. Berdasarkan informasi yang diterima, warga tersebut disebut belum memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), meskipun telah memiliki surat keterangan domisili dari pemerintah setempat.

AKPERSI menilai kedua pengaduan tersebut perlu diverifikasi secara menyeluruh oleh instansi yang berwenang guna memastikan status administrasi kependudukan masing-masing warga dan mengetahui faktor yang menyebabkan dokumen kependudukan belum dapat diterbitkan.

Baca Juga:  FKI.1 Sergai Desak Satpol PP Hentikan Kegiatan Replanting PT PP Lonsum di Cempedak Lobang

Minta Klarifikasi Dasar Hukum Persyaratan

Selain meminta verifikasi terhadap status administrasi kedua warga tersebut, AKPERSI Sumut juga meminta adanya penjelasan mengenai dasar hukum setiap persyaratan administrasi yang diberlakukan kepada masyarakat.

Menurut Jumani Alba, kepastian prosedur dan keterbukaan informasi menjadi hal penting agar masyarakat memahami tahapan yang harus dipenuhi dalam proses pengurusan dokumen kependudukan.

“Apabila terdapat persyaratan tertentu yang harus dipenuhi masyarakat, tentu perlu dijelaskan dasar hukumnya. Sebaliknya, apabila terdapat mekanisme alternatif atau koordinasi antarinstansi yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat, hal itu juga perlu disampaikan secara terbuka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan harus mengedepankan prinsip kemudahan, kepastian hukum, akuntabilitas, dan kepentingan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam berbagai regulasi yang mengatur administrasi kependudukan dan pelayanan publik.

Dorong Pelayanan Humanis bagi Kelompok Rentan

AKPERSI Sumut juga menyoroti pentingnya pelayanan khusus bagi kelompok rentan, seperti warga lanjut usia, masyarakat yang sedang sakit, penyandang disabilitas, maupun warga yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan administrasi secara langsung.

Menurut Jumani Alba, pemerintah memiliki berbagai instrumen pelayanan yang dapat dimaksimalkan untuk menjangkau masyarakat yang mengalami hambatan fisik maupun sosial dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Kami berharap melalui RDP nantinya dapat diperoleh penjelasan mengenai mekanisme pelayanan jemput bola, verifikasi faktual, maupun langkah-langkah lain yang dapat membantu masyarakat memperoleh hak administrasi kependudukannya tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

DPRD Diharapkan Fasilitasi Penyelesaian

AKPERSI Sumut menilai Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik dan pemerintahan daerah.

Karena itu, organisasi tersebut berharap DPRD Sumut dapat memfasilitasi forum RDP dengan menghadirkan unsur Pemerintah Kota Medan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Melalui forum tersebut, AKPERSI berharap dapat diperoleh penjelasan yang komprehensif mengenai status pengaduan masyarakat sekaligus langkah penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai kewenangan masing-masing pihak.

“Kami berharap RDP tidak berhenti pada tahap mendengarkan aspirasi. Yang lebih penting adalah adanya tindak lanjut yang konkret, terukur, dan sesuai aturan. Pada akhirnya, tujuan utama yang ingin dicapai adalah terpenuhinya hak masyarakat atas pelayanan administrasi kependudukan yang baik dan berkeadilan,” tegas Jumani Alba.

Hingga berita ini diterbitkan, DPD AKPERSI Sumut masih menunggu respons dan jadwal pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat dari DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Cempedak Lobang Memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 81  Dengan Mengadakan Perlombaan
PERINGATI HIM, WALI KOTA TEBING TINGGI AJAK PELAJAR BUDAYAKAN MENABUNG SEJAK DINI
SEMARAK HUT KE-81 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA DI PTPN IV REGIONAL I KEBUN GUNUNG MONAKO
SERAHKAN SK PROGRAM INDONESIA PINTAR, WALI KOTA TEBING TINGGI MINTA KEPALA SEKOLAH BEKERJA ADAPTIF DAN BERINTEGRITAS
WALI KOTA TEBING TINGGI PIMPIN UPACARA PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DI LAPANGAN MERDEKA
PERINGATI HUT KE-81 RI, PEMKO TEBING TINGGI DAN FORKOPIMDA GELAR APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
RIBUAN WARGA TEBING TINGGI PADATI LAPANGAN MERDEKA MERIAHKAN SEMARAK HUT KE-81 RI
PTPN IV Regional I – Unit Group Serdang-1 Laksanakan HUT RI Ke-81 dengan Meriah: Refleksi Kemerdekaan dan Promosi Produk PalmCo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:06 WIB

SPPG Cempedak Lobang Memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 81  Dengan Mengadakan Perlombaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:26 WIB

PERINGATI HIM, WALI KOTA TEBING TINGGI AJAK PELAJAR BUDAYAKAN MENABUNG SEJAK DINI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:30 WIB

AKPERSI Sumut Ajukan RDP ke DPRD Sumut, Soroti Pengaduan Warga Medan Terkait Administrasi Kependudukan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:37 WIB

SERAHKAN SK PROGRAM INDONESIA PINTAR, WALI KOTA TEBING TINGGI MINTA KEPALA SEKOLAH BEKERJA ADAPTIF DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:33 WIB

WALI KOTA TEBING TINGGI PIMPIN UPACARA PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DI LAPANGAN MERDEKA

Berita Terbaru