Kapolres Tebing Tinggi Tinjau Langsung TKP, Pasca Kematian dan Pembakaran serta Pengerusakan Gudang Pupuk PT Sibulan Estate,

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dutakhabarterkini.co.id //Sergai,  -Kematian Panda Saragih yang berujung pada pembakaran gudang pupuk serta pengerusakan sejumlah aset milik PT Sibulan Estate di Desa Sibulan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menjadi perhatian serius Polres Tebing Tinggi.

Kapolres AKBP Rina Frillya turun langsung meninjau lokasi kejadian, Kamis (6/8/2026). Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap sejumlah bangunan yang terdampak aksi massa, mulai dari gudang pupuk, kantor kebun, hingga rumah manajer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Inafis gabungan Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari lokasi awal Panda Saragih diamankan, klinik tempat ia sempat dibawa, gudang pupuk yang dibakar, hingga area kantor dan perumahan kebun yang mengalami kerusakan.

Kepada awak media, Rina Frillya mengatakan, pihaknya bersama personel Brimob melakukan pengamanan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pascaperistiwa tersebut.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Panda Saragih. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan, upaya mitigasi terus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat juga diimbau tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Upaya kita selain mitigasi, tentu melakukan langkah-langkah agar tidak terjadi lagi hal-hal serupa. Kami berharap masyarakat tetap menjaga Kamtibmas dan tidak terpengaruh informasi yang belum tentu kebenarannya,” katanya.

Untuk menjaga kondisi tetap kondusif, disiagakan 30 Satuan Setingkat Peleton (SST) Brimob dan 90 personel.

Kabag Ops Kompol Herliandri menambahkan, kehadiran aparat gabungan bertujuan memastikan situasi keamanan kembali normal setelah peristiwa yang terjadi sebelumnya.
“Kita pastikan situasi Kamtibmas berjalan normal pasca peristiwa kemarin,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Legal PT Sibulan Estate Ritonga menyebut pihak perusahaan akan menempuh langkah hukum atas kerusakan yang terjadi.

Kalau melaporkan ini kami pasti melaporkan, karena yang namanya pengerusakan pasti dilaporkan. Mengenai adanya temuan tindak pidana ke depannya nanti akan menjadi pertimbangan sesuai arahan manajemen,” katanya.

Baca Juga:  LEBIH DARI 30 HARI LAPORAN KASUS PELECEHAN ANAK DI BAWAH UMUR DI POLRES ROHIL TAK MENDAPAT KEPASTIAN HUKUM

Ia menjelaskan, akibat kejadian tersebut sejumlah aset perusahaan mengalami kerusakan, di antaranya perumahan staf, mes, kantor kebun, gudang pupuk yang dibakar, dua unit kendaraan, serta laptop.

Menurutnya, peristiwa bermula saat tim keamanan melihat dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) di area perkebunan. Saat dilakukan pengejaran, pihaknya menyebut terduga pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas keamanan.

“Kalau sejauh ini yang kami terima dari tim security, saat melihat dugaan pencurian di lapangan kemudian dilakukan pengejaran, terduga pelaku melakukan perlawanan dengan menyerang tim keamanan. Mengenai kekerasan, tidak ada dilakukan tim keamanan kami,” jelasnya.

Ritonga menambahkan saat proses pengamanan, tim security juga mengamankan barang bukti berupa TBS, namun jumlahnya belum dapat dipastikan.

Terpisah, Sri Sembiring Bidan yang sempat menerima Panda Saragih mengatakan, saat korban tiba di kliniknya, kondisi korban sudah dalam keadaan pingsan dan lemas.

“Korban saya pegang di dalam mobil sudah dalam kondisi pingsan dan lemas. Korban posisi duduk didepan. Saya periksa.pegang bagian lehernya masih hangat saat itu sekitar dua menit, jadi korban tidak turun dari mobil. Saya bilang cepat bawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Menurut Sri Sembiring, korban dibawa ke tempatnya sekitar pukul 21.00 WIB sebelum kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.

Kemudian, Panda dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Tebing Tinggi dan selanjutnya dilakukan autopsi.

Diberitakan sebelumnya, Panda Saragih diduga meninggal akibat dianiaya pihak security PT Sibulan Estate karena diduga melakukan pencurian tandan buah segar (TBS).

Akibat kematiannya tersebut, diduga, Warga berangkat hingga merusak dan membakar satu buah bangunan gudang pupuk, Kantor kebun, rumah dinas manager dan dua unit mobil pada, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Selain sebuah gudang dibakar, Kantor Kebun juga rusak menjadi amukan massa.(WH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Dua Orang Pria Tewas Ditabrak Kreta Api di Perbaungan
LPA Deli Serdang Siap Dampingi Proses Hukum Terkait Dugaan Penelantaran Anak
Pengendara Sepeda Motor Tewas Ditabrak Kereta Api Utaba Kargo di Tebing Tinggi.
Polres Tebing Tinggi Cek TKP Kebakaran Satu Unit Rumah di Jalan Rumah Sakit Umum
Sungguh Miris,,, Seorang Ayah Diduga Pemakai Narkoba, Dan Disinyalir Telantarkan Anak Anak
Bupati dan Wakil Bupati Sergai Turun Kelokasi Konflik PT. Brisgeostene dan Warga Sipispis
Kaur desa Bangko pusaka tidak bekerja sesuai poksinya. Diduga mengabaikan kepentingan masyarakat.
LEBIH DARI 30 HARI LAPORAN KASUS PELECEHAN ANAK DI BAWAH UMUR DI POLRES ROHIL TAK MENDAPAT KEPASTIAN HUKUM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:44 WIB

Diduga Dua Orang Pria Tewas Ditabrak Kreta Api di Perbaungan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:54 WIB

LPA Deli Serdang Siap Dampingi Proses Hukum Terkait Dugaan Penelantaran Anak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Pengendara Sepeda Motor Tewas Ditabrak Kereta Api Utaba Kargo di Tebing Tinggi.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:18 WIB

Kapolres Tebing Tinggi Tinjau Langsung TKP, Pasca Kematian dan Pembakaran serta Pengerusakan Gudang Pupuk PT Sibulan Estate,

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:44 WIB

Polres Tebing Tinggi Cek TKP Kebakaran Satu Unit Rumah di Jalan Rumah Sakit Umum

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Sergai Minta Dapur SPPG  Pedomani Konsep Zero Accident

Senin, 24 Agu 2026 - 10:07 WIB