Puluhan Tahun Jalan Dusun Barisan Panjang Tak Pernah Tersentuh Pembangunan, Warga Harapkan Perhatian Pemerintah.

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dutakhabarterkini.co.id//SERDANG BEDAGAI, – Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, menjadi keluhan masyarakat.

Pasalnya, jalan yang menjadi akses penting bagi warga tersebut disebut telah puluhan tahun tidak pernah tersentuh pembangunan yang memadai, dimana jalan dusun tersebut memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Namun hingga saat ini, warga masih harus menghadapi kondisi jalan yang jauh dari layak.

Ketika musim hujan tiba, akses jalan menjadi licin, berlumpur dan sulit dilalui, sementara saat musim kemarau, masyarakat harus berhadapan dengan jalan berdebu serta kondisi permukaan yang tidak nyaman untuk dilintasi. Dengan kondisi tersebut puluhan tahun sudah dirasakan oleh masyarakat Dusun Barisan Panjang,dimana jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari pergi bekerja, mengantar anak ke sekolah, membawa hasil pertanian, hingga memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

J. Harianja salah seorang warga mengatakan agar pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.
Kami sudah puluhan tahun menantikan pembangunan jalan ini. Jalan ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Kalau hujan, sangat sulit dilalui.
Kami berharap pemerintah dapat turun langsung melihat kondisi yang sebenarnya,” ungkap J. Harianja salah seorang warga.

Warga menilai lanjutnya, pembangunan infrastruktur tidak seharusnya hanya terpusat di daerah tertentu. Masyarakat yang tinggal di wilayah dusun juga berhak mendapatkan akses jalan yang layak untuk mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan.
Buruknya kondisi jalan juga dinilai dapat menghambat mobilitas masyarakat. Para petani dan warga yang memiliki aktivitas ekonomi harus menghadapi kesulitan ketika membawa hasil usaha maupun hasil pertanian keluar dari wilayah dusun.

Baca Juga:  RILIS PERS Nomor : 3.XX/Rilis/DPD-AKPERSI-SUMUT/V/2026 AKPERSI SUMUT MINTA PEMKO MEDAN BERI SOLUSI KONKRET BAGI WARGA "NOL DATA"

Selain itu, kami masyarakat juga mengkhawatirkan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah dan pengendara sepeda motor yang setiap hari harus melintasi jalan tersebut.
Masyarakat Dusun Barisan Panjang berharap Pemerintah Desa Gelam Sei Serimah, Pemerintah Kecamatan Bandar Khalipah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan perhatian sesuai dengan kewenangan masing-masing terhadap persoalan infrastruktur yang telah lama masyarakat alami, dengan kondisi jalan saat ini dapat segera dilakukan peninjauan dan dimasukkan ke dalam program pembangunan infrastruktur.

“Kami hanya ingin merasakan pembangunan yang layak. Jangan sampai masyarakat di pelosok dusun terus menunggu tanpa adanya kepastian,dimana sudah puluhan tahun berlalu, kami meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi yang masyarakat hadapi. Pembangunan jalan bukan sekedar pembangunan fisik semata, melainkan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat dalam membuka akses pendidikan, kesehatan, perekonomian dan peningkatan kesejahteraan.

Masyarakat Dusun Barisan Panjang kini menunggu bukti nyata, agar jalan yang selama puluhan tahun belum tersentuh pembangunan benar-benar mendapat perhatian dan tidak lagi menjadi cerita panjang tentang ketimpangan pembangunan di wilayah pedesaan, “harapnya warga. (WH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Huta Pardomuan Duduki Tanah Ulayat Kosik Putih, Dukung Ketahanan Pangan Nasional — PT SRL Bersikeras Meski HGU Diduga Sudah Habis
*Warga Karangsia OKI Minta Perhatian Presiden Prabowo, DPP AKPERSI Kawal Persoalan Lahan PT BMH*
PERMUDAH AKSES WARGA KELURAHAN MANDAILING, WALI KOTA DAN KAPOLRES TEBING TINGGI RESMIKAN JEMBATAN MERAH PUTIH
Miris! Puluhan Tahun Jalan Tanggul Sungai Jadi Akses Utama Warga, Tak Kunjung Tersentuh Pembangunan
Proyek Konservasi Air di Tebing Tinggi Sergai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
CAPAIAN IKAD KOTA TEBING TINGGI RAIH KATEGORI UNGGUL, WALI KOTA IMAN IRDIAN SARAGIH SIAP OPTIMALKAN INKLUSI KEUANGAN
Trotoar dan Badan Jalan Jadi Lapak Dagangan, Pemko Tebing Tinggi Diminta Bertindak
WALI KOTA TEBING TINGGI HADIRI RAKOR REGIONAL SUMATERA, PEMKO MANTAPKAN SINERGI LINTAS SEKTOR KEJAR TARGET ZERO STUNTING
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:26 WIB

Masyarakat Huta Pardomuan Duduki Tanah Ulayat Kosik Putih, Dukung Ketahanan Pangan Nasional — PT SRL Bersikeras Meski HGU Diduga Sudah Habis

Selasa, 8 September 2026 - 09:54 WIB

*Warga Karangsia OKI Minta Perhatian Presiden Prabowo, DPP AKPERSI Kawal Persoalan Lahan PT BMH*

Senin, 7 September 2026 - 06:09 WIB

Miris! Puluhan Tahun Jalan Tanggul Sungai Jadi Akses Utama Warga, Tak Kunjung Tersentuh Pembangunan

Senin, 7 September 2026 - 05:58 WIB

Puluhan Tahun Jalan Dusun Barisan Panjang Tak Pernah Tersentuh Pembangunan, Warga Harapkan Perhatian Pemerintah.

Kamis, 3 September 2026 - 15:51 WIB

Proyek Konservasi Air di Tebing Tinggi Sergai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Berita Terbaru