
Cibarusah – dutakhabarterkini.co.id Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I. menyambut kunjungan kerja Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf Horas Sitinjak, S.I.P., M.Tr.Han. dalam rangka meninjau progres pembangunan jembatan gantung di Kampung Tempuran, RT 01/RW 02, Desa Ridho Manah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan gantung yang menjadi bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang memiliki akses terbatas.
Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Inf Horas Sitinjak didampingi Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald, Kapten Arm Kurija selaku Danramil 09/Cibarusah, Babinsa Desa Ridho Manah, serta jajaran Koramil 09/Cibarusah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aster Kasdam Jaya meninjau langsung kondisi pembangunan sekaligus memberikan sejumlah penekanan kepada pelaksana di lapangan. Pengawasan difokuskan pada kualitas konstruksi, mulai dari fondasi, kabel utama, tiang pancang hingga bentang jembatan agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar yang telah ditetapkan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengendalian biaya, mutu, dan waktu pelaksanaan pembangunan, disertai penerapan aspek keselamatan kerja agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan keamanan para pekerja maupun kelestarian lingkungan sekitar.
Evaluasi juga dilakukan untuk memastikan jembatan yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mempermudah mobilitas anak-anak menuju sekolah, petani, serta aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
Diketahui, pembangunan jembatan gantung di Desa Ridho Manah telah berlangsung sekitar dua bulan.
Proses pengerjaan menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kondisi cuaca yang tidak menentu serta karakteristik tanah liat sehingga membutuhkan konstruksi yang lebih kuat dan kokoh.
Program pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pemerintah menargetkan penyelesaian 2.500 unit jembatan gantung pada Agustus 2026 dan mempercepat pembangunan hingga mencapai 5.000 unit pada akhir tahun guna membuka akses yang lebih aman bagi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia, Kegiatan kunjungan kerja berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)














