Dutakhabarterkini.co.id //Tebing Tinggi, – Saat ini para rekanan (pemborong) atau pemilik rumah yang sedang melakukan rehab atau perbaikan bangunan di kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kelimpungan,bahkan ada yang menghentikan pekerjaannya disebabkan bahan utama bangunan yakni Semen harganya saat ini menggila’
Hasil pantauan media diseputaran kawasan Kecamatan Bandar Khalipah Kabupaten Serdang Bedagai, pada Selasa (07/07/2026), para pangusaha menjual semen panglong harganya berkisar Rp 85.000,-per sak
“Itupun barangnya sulit diperoleh dibe berapa penjual bahan material atau Panglong, dan ini jelas sangat merugikan pihak rekanan/pemborong dan jauh dari harga yang tertera di Bestek. Kenaikan harga ini terjadi baru beberapa minggu yang lalu, awalnya Semen merk Merdeka seharga Rp 50.000/zak dan hari ini sudah seharga Rp 85.000,-/zak. Untuk ini kita minta Aparatur Penegak Hukum ( APH) dan Pemerintah baik Disperindag atau Bagian Ekonomi agar segera turun ke lapangan, untuk mengecek apakah ini ada indikasi spekulasi dari para Pengusaha untuk meraup keuntungan besar. Apalagi dengan banyaknya bangunan terutama bangunan KMP ( Koperasi Merah Putih), yang harus selesai dalam waktu dekat “, papar Horas Hutajulu yang lagi mengerjai bangunan Kopdes Merah Putih di Desa Sei Serimah, saat ditemui.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal senada juga diungkapkan salah satu warga, saat ini lagi membangun rumahnya mengatakan, “kayaknya dalam 2-3 hari ini tukang kami tidak bekerja, karena harga semen menonjak naik dan susah dicari, terpaksa kita menunggu harga Semen stabil. Soalnya, kalau pekerjaan diteruskan jelas dana yang kita persiapkan tidak akan mencukupi,yang mana Perkiraan awal untuk biaya pembelian Semen jauh lebih tinggi, bisa-bisa nanti gak bisa bayar gaji tukang/pekerja karena harga Semen naiknya lebih dari 50℅ dari harga awal,”ucap salah satu warga.
Lanjut warga, kami berharap pihak Aparatur Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah dapat segera mengambil tindakan dalam hal kenaikan harga Semen yang saat ini mencapai 60%. (WH)














