Akibat Kemarau, Petani Sergai Kesulitan Air dan Minyak Solar Untuk Pompanisasi

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

­Dutakhabarterkini.co.id//Serdang Bedagai, – Musim kemarau di Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), membuat sawah petani kekurangan air, Minggu (26/7/2026). Kemarau sudah terjadi selama dua bulan belakangan.

Jika kemarau terus terjadi, petani khawatir padi mereka mengalami gagal panen. Untuk mengantisipasi hal tersebut, petani memanfaatkan air pasang laut dan Sungai Padang untuk memompa air. Sebagian petani juga memanfaatkan pompanisasi yang disediakan pemerintah.

Ketua Gapoktan Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Williwono Harianja, sistem pompanisasi belum maksimal karena debit air Sungai Padang menurun drastis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, biaya operasional semakin tinggi lantaran petani harus membeli Solar dan ketersediaannya juga sulit.

“Sampai saat ini belum bisa beroperasi semaksimal mungkin karena ada beberapa hal. Salah satunya, debit air Sungai Padang berkurang jauh. Kedua, kami petani susah mencari Solar. Kalaupun ada, kami membelinya Rp10.000 per liter. Jadi kami petani menjerit karena sudah beli minyak mahal, susah dicari, bahkan modalnya sangat tinggi,” tuturnya.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Sergai Tinjau Program MBG

Ia juga menyinggung kondisi saluran drainase untuk irigasi yang dibangun pemerintah. Menurutnya, saluran tersebut sudah mulai rusak sehingga perlu segera direhabilitasi.

“Salurannya sudah tidak maksimal dan memang harus direhab. Jadi, kalau dipaksakan juga, airnya tidak maksimal mengaliri persawahan di daerah kami yang luasnya sekitar 200 sampai 300 hektare. Karena salurannya sudah banyak yang bocor ataupun pecah,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Willi, para petani berharap pemerintah meninjau kembali saluran-saluran irigasi yang diperkirakan dibangun pada 2012 tersebut.

“Jadi, inilah harapan kami kepada pemerintah. Khususnya Dinas Pertanian, supaya dapat meninjau saluran-saluran yang dibangun, kalau tidak salah, pada tahun 2012. Sampai sekarang belum ada renovasi. Kami berharap, meski sedang musim kemarau, pompanisasi yang sudah dibuatkan pemerintah provinsi sejak 2005 tetap bisa kami manfaatkan,” ujarnya (WH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GOTONG ROYONG MASSAL OPD KABUPATEN SERDANG BEDAGAI BERSAMA MUSPIKA BANDAR KHALIPAH, PEMERINTAH DESA, DAN MASYARAKAT
Wali Kota Tebing Tinggi Desak Percepatan Penyambungan Listrik Kolam Renang Pemko dan Perluasan PJU
PEMKAB SERDANG BEDAGAI GELAR GOTONG ROYONG MASSAL DI BANDAR KHALIFAH, CEGAH PENINGKATAN KASUS MALARIA
Rapat Pra-Musrenbang Desa Gelam Sei Serimah, Bahas Prioritas Pembangunan
*DPP AKPERSI Minta Menteri Kehutanan Revisi SK Hutan Produksi di Karangsia*
PTPN IV Regional 1 Unit Group Serdang I Salurkan TJSL Rp.670 Juta untuk 67 Penerima di 3 Kabupaten
Ratusan Buruh Kepung DPRD Sumut, T. M. Yusuf: Perjuangan Belum Berakhir, Kami Kawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan hingga Oktober
Disdukcapil Medan Siap Bersinergi dengan DPD AKPERSI Sumut, Aduan Warga “Nol Data” Ditindaklanjuti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:20 WIB

GOTONG ROYONG MASSAL OPD KABUPATEN SERDANG BEDAGAI BERSAMA MUSPIKA BANDAR KHALIPAH, PEMERINTAH DESA, DAN MASYARAKAT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:40 WIB

Wali Kota Tebing Tinggi Desak Percepatan Penyambungan Listrik Kolam Renang Pemko dan Perluasan PJU

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:06 WIB

PEMKAB SERDANG BEDAGAI GELAR GOTONG ROYONG MASSAL DI BANDAR KHALIFAH, CEGAH PENINGKATAN KASUS MALARIA

Kamis, 24 September 2026 - 07:00 WIB

Rapat Pra-Musrenbang Desa Gelam Sei Serimah, Bahas Prioritas Pembangunan

Selasa, 22 September 2026 - 08:06 WIB

*DPP AKPERSI Minta Menteri Kehutanan Revisi SK Hutan Produksi di Karangsia*

Berita Terbaru