Warga Tolak Pembangunan Kandang Ayam Raksasa di Tebing Tinggi

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dutakhabarterkini.co.id//Tebing Tinggi, – Camat Bajenis, Ary Miranda didampingi Syaiful Amri, bersama masyarakat Jalan Swasembada, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi sepakat menolak pembangunan kandang ayam raksasa milik, Dedi, yang berada di lingkungan masyarakat.

Camat Bajenis langsung turun melihat lokasi yang rencananya akan dibangun kandang ayam raksasa oleh salah seorang pengusaha bernama Dedi.

Saat dilokasi, Camat memberikan pandangan kepada pengusaha, terkait izin usaha serta persetujuan dari masyarakat terkait usaha kandang ayam raksasa yang akan dibangun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Izinnya diurus dulu, kalau memang gadak izinnya tolong jangan ada aktivitas apapun, dan sekali lagi saya tegaskan jika masyarakat menolak saya juga ikut menolak,”ucap Camat Bajenis, Ary Miranda, Senin(13/4/2026)

Setelah memberikan penjelasan kepada pengusaha tersebut, Camat Bajenis dan Lurah Brohol pergi meninggalkan lokasi kandang ayam raksasa milik Dedi.

Baca Juga:  Serentak Pembagian Bantuan Sembako di Seluruh Desa Kecamatan Sipispis

“Kalau masyarakat menolak, dengan tegas saya katakan saya menolak pembangunan kandang ayam tersebut. Semuanya harus ada izin dan persetujuan masyarakat, gabisa semena-mena,”tegas Ary.

Sementara itu, Cek Atu, 75 tahun, mengaku sangat senang dengan kedatangan Camat dan Lurah Berohol untuk bersama-sama menolak pembangunan kandang ayam raksasa.

“Saya abang kandungnya, saya terdampak langsung, pengusaha kandang ayam itu memang sombong, untunglah pak camat dan pak lurah mau membantu kami masyarakat lemah,”ungkap cek atu.

Kemudian, Acien yang juga masyarakat sekitar mengatakan bahwa pengusaha ini memang bandal, baru tahun lalu kami meributkan soal kandang ayam ini, tahun ini coba-coba lagi dia urus izinnya.

“Memang gawat pengusaha ini, tak punya hati mementingkan perutnya sendiri, ga dipikirkannya dampak ke masyarakat,”ungkap Acien.(WH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Penerima Manfaat di Sergai Menanti Pendistribusian MBG
PERNYATAAN SIKAP KETUA DPD AKPERSI SUMATERA UTARA KECAM INTERVENSI & PEMBANGKANGAN HUKUM KADES HELVETIA: DESAK BUPATI COPOT TIDAK HORMAT
BUKA RAKERDA KADIN 2026, WALI KOTA TEBING TINGGI TEKANKAN KOLABORASI ATASI TANTANGAN EKONOMI DAERAH
BUKA RAKERDA KADIN 2026, WALI KOTA TEBING TINGGI TEKANKAN KOLABORASI ATASI TANTANGAN EKONOMI DAERAH
SEEKOR ANAK HARIMAU DI JUMPAI PEKERJA DI AREAL PERKEBUNAN SAWIT MILIK WARGA.DI DUGA INDUK NYA ADA DI SEKITAR PERKEBUNAN ITU.
Polres Tebing Tinggi Hadiri Rapat Pimpinan Kota Kadin Tebing Tinggi Tahun 2026
Kaur desa Bangko pusaka tidak bekerja sesuai poksinya. Diduga mengabaikan kepentingan masyarakat.
WUJUDKAN KEMUDAHAN AKSES PELAYANAN HUKUM BAGI MASYARAKAT, WALI KOTA TEBING TINGGI TERIMA PENGHARGAAN DARI KEMENTERIAN HUKUM RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:04 WIB

Ribuan Penerima Manfaat di Sergai Menanti Pendistribusian MBG

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:55 WIB

PERNYATAAN SIKAP KETUA DPD AKPERSI SUMATERA UTARA KECAM INTERVENSI & PEMBANGKANGAN HUKUM KADES HELVETIA: DESAK BUPATI COPOT TIDAK HORMAT

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:21 WIB

BUKA RAKERDA KADIN 2026, WALI KOTA TEBING TINGGI TEKANKAN KOLABORASI ATASI TANTANGAN EKONOMI DAERAH

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:44 WIB

BUKA RAKERDA KADIN 2026, WALI KOTA TEBING TINGGI TEKANKAN KOLABORASI ATASI TANTANGAN EKONOMI DAERAH

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:08 WIB

SEEKOR ANAK HARIMAU DI JUMPAI PEKERJA DI AREAL PERKEBUNAN SAWIT MILIK WARGA.DI DUGA INDUK NYA ADA DI SEKITAR PERKEBUNAN ITU.

Berita Terbaru