Hadirnya Sosok Rina Tanjung Maestro SPBUN”Menjadi Tolak Ukur Problem Purnakaryawan Terkait Uang Kompensasi Beras, Tidak di Bayar PTPN IV

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dutakhabarterkini.co.id/ Medan – Sumut
Harapan Pensiunan PTPN IV Regional 1 di Tangan Ibu Rina Tanjung

Kehadiran kembali sang maestro SPBun yang kini duduk di jajaran direksi PTPN Grup ternyata belum membawa angin segar bagi nasib para pensiunan yang hak berasnya masih terhenti.

Kabar baik yang sangat dinanti oleh para pejuang yang telah mengabdi seumur hidup ini belum juga terwujud. Sudah nyaris 8 bulan lamanya, bantuan beras tersebut masih dihentikan lewat kebijakan direksi. Harapan sempat muncul dengan bergabungnya sosok mulia, mantan Ketua Umum SPBun PTPN IV Regional 1, Ibu Rina Tanjung, yang saat ini menjabat sebagai pejabat strategis di PTPN Grup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, motif di balik kebijakan direksi yang memberhentikan hak tersebut masih menjadi tanda tanya. Namun, muncul dugaan kuat bahwa langkah ini diambil demi memperbesar keuntungan perusahaan serta untuk mencegah risiko gagal bayar utang.

Baca Juga:  LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional,

Kondisi ini semakin menyulitkan dan memicu kekecewaan mendalam di kalangan pensiunan. Apalagi di saat harga kebutuhan pokok terus melambung tinggi, sementara nilai pensiunan yang diterima jauh di bawah standar garis kehidupan yang layak.

Meski begitu, harapan bagi para pensiunan PTPN IV Regional 1 seolah terbuka lebar dengan kehadiran Ibu Rina. Secara prinsip, beliau dikenal sebagai pejuang yang selama ini membela kaum yang lemah. Kini, dengan jabatan strategis yang diembannya, diharapkan beliau dapat lebih mudah membuat kebijakan yang berpihak kepada nasib para pensiunan.

Ditambah lagi, beliau sangat paham betul kultur dan kehidupan perkebunan, serta bagaimana seharusnya memperlakukan karyawan aktif maupun pensiunan, sejak masa perkebunan negara pertama kali berdiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dutakhabarterkini.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Rotasi 14 Kepala Kejaksaan Tinggi, Termasuk Sumut & Jateng 
LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional,
DPR Panggil Badan Giji Nasional Pertanyakan Ribuan Motor Listrik Tanpa Ijin Kemenkeu
AKPERSI Lakukan Penyegaran,EVALUASI Kepengurusan DPD Sumatera Selatan, Siap Gelar Musyawarah Luar Biasa dan Pelantikan 
DPP AKPERSI Bekukan SK dan Mandat DPD Provinsi Banten, Tegaskan Penataan Organisasi dan Komitmen AD/ART
CV Rapi Technik Disorot, DPRD Sumut Ingatkan Sanksi Pidana Lingkungan
Kolaborasi YPPN, AKPERSI, Suara Utama, dan AR Learning Center Gelar Webinar Transformasi Pers di Era Digital 
DPP AKPERSI dan Presiden DPP LIRA Perkuat Sinergi Strategis Kawal Demokrasi dan Kebebasan Pers 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:08 WIB

Hadirnya Sosok Rina Tanjung Maestro SPBUN”Menjadi Tolak Ukur Problem Purnakaryawan Terkait Uang Kompensasi Beras, Tidak di Bayar PTPN IV

Jumat, 10 April 2026 - 00:18 WIB

LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional,

Kamis, 9 April 2026 - 10:16 WIB

DPR Panggil Badan Giji Nasional Pertanyakan Ribuan Motor Listrik Tanpa Ijin Kemenkeu

Minggu, 5 April 2026 - 10:17 WIB

AKPERSI Lakukan Penyegaran,EVALUASI Kepengurusan DPD Sumatera Selatan, Siap Gelar Musyawarah Luar Biasa dan Pelantikan 

Sabtu, 4 April 2026 - 12:49 WIB

DPP AKPERSI Bekukan SK dan Mandat DPD Provinsi Banten, Tegaskan Penataan Organisasi dan Komitmen AD/ART

Berita Terbaru